Ciri Ciri Menopause Dini

Ciri Ciri Menopause Dini – Menopause merupakan peristiwa yang sangat alamiah dan normal terjadi apa seorang wanita, tetapi banyak menimbulkan keluhan dan gangguan yang dirasakan. Namun, hal ini biasanya hanya ditanggapi sebagai proses “menua” atau justru disangka sebagai gejala dari penyakit lain, sehingga pengobatan yang diberikan tidaklah sesuai.

Ciri Ciri Menopause Dini

Ciri Ciri Menopause Dini

Secara garis besar, Ciri Ciri Menopause Dini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu secara Ciri Ciri Menopause Dini fisiologis dan secara Ciri Ciri Menopause Dini psikologis

1. Secara Fisiologis

Gejala menopause secara fisiologis akan dapat diamati berdasarkan perubahan-perubahan yang terjadi pdaa organ reproduksi, anggota tubuh lainnya, susunana ekstragenital dan adanya gejala klinis.

a. Perubahan pada organ repoduksi

Gejala dan tanda menopause dapat diamati berdasarkan perubahan organ-organ reproduksi sebaga berikut :

– Uterus/rahim

Uterus mengecil, selain disebabkan oleh menciutnya selaput lendir rahim (atrofi endometrium) juga disebabkan oleh hilangnya cairan dan perubahan bentuk jaringan ikat antarsel. Serabut otot rahim (miometrium) menebal, pembuluh darah miometrium menebal dan menonjol.

2. Tuba falopii/saluran telur

Lipatan-lipatan tuba menjadi lebih pendek, menipis, dan mengerut, endosalping menipis, mendatar, serta rambut getar dalam tuba (silia) menghilang.

3. Ovarium

Perubahan dalam sistem perdaran darah indung telur sebagai akibat proses penuaan yang selektif dan terjadinya kekakuan dini pada sistem pembuluh darah indung telur diperkirakan sebagai penyebab utama gangguan peredaran darah ovarium. Dalam fase pramenopause siklus haid menjadi anovulasi (tidak mengeluarkan sel telur), folikel primer tidak dapat matang secara baik, dan di samping itu, kadar hormon gonadotropin juga meninggi.

Perimenopause merupakan waktu dimana sebelum terjadinya menopause yakni 1 tahun setelah menopause terjadi pada perubahan bioologis endokrinologis dan juga klinis dengan terjadinya pada usia rata-rata adalah 47,5 tahun. Selain itu perimenopause akan terjadi rata-rata 4 tahun sebelum masa menopause datang. Dan hanya sekitar 10% wanita saja yang mengalami ciri-ciri menopause dini wanita dengan ditandai gejala siklus haid berhenti dengan tiba-tiba selama satu tahun atau mengalami menstruasi tidak lancar dan jumlah darah haid yang menjadi lebih sedikit.

Sedangkan ciri-ciri menopause dini pada wanita adalah terjadi sebelum mereka berusia 40 tahun atau dibawah usia menopause pada umumnya. Penyebab menopause dini bisa disebabkan karena faktor keturunan atau faktor genetik, karena terjadinya kelainan pada kromoom, dan juga akibat dari intervensi medis misalnya adalah ooforektomi, radiasi, serta kemoterapi pada penyembuhan penyakit kanker. Menopause dini disebut juga sebagai salah satu kegagalan dari fungsi ovarium lebih dini atau premature ovarium failure = POF. Dan POF merupakan salah satu hipergonadotropik amenore dan bisa saja tidak permanen.

Ciri-ciri menopause dini yang terjadi pada wanita adalah :

  1. Perubahan pada siklus haid atau periode menstruasi. Bisa ditandai dengan jumlah darah haid yang lebih sedikit dibandingkan oleh wanita normal, atau lebih banyak, dan pendarahan haid menstruasi terjadi tidak teratur, selain itu daur haid yang hilang, selang seling, siklus haid yang tidak teratur dan bisa singkat atau bahkan lebih panjang. Perubahan pada siklus haid seperti ini merupakan salah satu hal yang wajar terjadi pada masa perimenopause. Namun harus diwaspadai yang ditakutkan adalah adanya suatu kelainan penyakit lainnya.
  2. Gejala vasomotor yang ditandai dengan hotflashes atau slushes. Yakni terjadinya suatu perubahan pada suhu tubuh yang terasa oleh pasien dan disertai dengan berkeringat di malam hari, dengan adanya suatu frekuensi dan juga intensitas yang terjadi dengan beragam. Dan sekitar 75% wanita akan mengalaminya dan sekitar 10-15% akan merasakan gejala hot flushes yang lebih berat lagi. Pada setiap wanita akan mengalami gejala menopause yang berbeda-beda dan demikian juga pada usia muda terjadi serta lamanya.
  3. Insomnia atau susah tidur. Salah satu ciri-ciri menopause dini adalah ditandai dengan gangguan tidur pada mereka yang memasuki masa menopause. Hal ini bisa saja disebabkan oleh hot flashes. Dan akan membuat mereka mengalami terbangun di malam hari dan menjadi terus terjaga, susah untuk tidur, mudah bangun namun tidak bisa untuk tidur lagi.
  4. Perubahan urogenital
    Biasanya jaringan yang menjadi artrofi akan mudah mengalami vaginisitis. Hal ini disebabkan karena terjadinya perubahan hormon yang pada akhirnya akan menyebabkan fungsi pada sistem imunitas tubuh mengalami penurunan. Artrofi yang ada pada vagina akan menjadi kering dan mengalami iritasi serta gatal-gatal dibagian vagina.
  5. Perubahan suasana hati atau mood
    perubahan yang terjadi adalah mudah mengalami depresi, stres, cemas berlebihan dan meningkat. Hal ini diakibatkan karena perasaan yang takut dan juga terjadinya serangan panik. Selain itu, gejala fisik dari menopause ini akan membuatb keadaan cemas menjadi semakin berat dan semakin parah lagi.

Itulah informasi mengenai menopause dini dan ciri-cirinya semoga bermanfaat untuk Anda semua.

Ciri Ciri Menopause Dini


=====================================

>>> Menoherbs Mengatasi Pra Menopause Dini, Menopause dan Post Monopause, Serta Menjaga Keindahan Tubuh Wanita, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Menopause Dini. Bookmark the permalink.

One Response to Ciri Ciri Menopause Dini

  1. cholid yusuf says:

    aslkm, istri sy berusia 41 th. oktober 2010 ,usia 39 th usia hamil masuk 4 bln mengalami keguguran .pasca keguguran 3 bln haid norml,setelah itu mengalami haid 3 /sekali s.d jan 2013.Apakah istri sy telah mengalami menoupuse.kami belum di karunia keturunan .Bagaimana solusinya .Terima kasih bantuanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *