Menopause Dini

Menopause dini adalah menopause yang terjadi sebelum usia 40 atau 45 tahun dianggap sebagai menopause yang cepat, tetapi menopause dini biasanya didefinisikan sebagai menopause yang terjadi sebelum usia 40 tahun. Kadang-kadang, menopause dini juga disebut sebagai kegagalan ovarium dini (premature ovarian failure, POF), karena hal tersebut adalah masalah yang telah menyebabkan menopause datang lebih cepat. Namun, demikian, sangat penting untuk mencatat bahwa POF dan menopuase dini tidak selalu merupakan hal yang sama.

Data Statistik Menopause Dini :

- Kira-kira 1 dari setiap 100 wanita di bawah usia 40 tahun telah mengalami menopause.

- Kira-kira 1 dari setiap 1.000 wania di bawah usia 30 tahun telah mengalami menopause.

- Kira-kira 1 dari setiap 10.000 wanita di bawah usia 20 tahun telah mengalami menopause.

Menopause dini dapat disebabkan oleh beberapa hal antara lain kelainan bawaan (biasanya kelainan kromosom), penyakit autoimun (sistem pertahanan tubuh menyerang sel-sel indung telur tubuh itu sendiri), telah dilakukan pengangkatan ovarium (rahim). Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan menopause dini.

Gejala yang dirasakan menopause, maupun menopause dini sama, yakni tidak lagi mengalami menstruasi, mengalami gejala menopause lainnya seperti hot flashes dan emosi yang tidak stabil.

Posted in Menopause Dini | Tagged , , , | Leave a comment

Menopause Dini Pada Wanita

Menopause dini adalah menopause yang terjadi pada wanita yang terlalu cepat. Hal ini menyebabkan suatu kejadian yang menyedihkan pada wanita yang belum berkesempatan untuk mempunyai anak dan melahirkan anak. Biasanya menopause ini terjadi pada mereka yang berusia 40 tahunan, namun tidak menutup kemungkinan mereka yang masih berusia 20- 30 tahun bisa mengalami menopause dini ini.

Beberapa hal yang menjadi penyebab dari menopause dini pada wanita adalah karena kelainan yang terjadi pada bawaan, biasanya jika terjadi karena kelainan pada bawaan terjadinya kelainan pada kromosom. Penyakit autoimun yang terjadi atau sistem pertahan tubuh yang bisa menyerang sel-sel indung telur yang ada di dalam tubuh seorang wanita. Merokok juga bisa menyebabkan masalah menopause dini datang.

Gejala dari menopause dini pada wanita adalah tidak mengalami menstruasi atau mati haid, dan mengalami berbagai masalah dan gejala menopause lainnya misalnya adalah hot flashes atau semburan panas dari dalam leher rahim dan emosi yang terjadi secara labil.

Menopause yang alami adalah menopause yang terjadi pada usia 50 tahun. Namun yang terjadi pada menoapause dini ini terjadi lebih cepat. Penyebab lain dari terjadinya menopause dini pada wanita seperti yang sudah dijelaskan diatas adalah karena Anda pernah menjalani histerektomi. Hal ini memang merupakan salah satu penyebab dari terjadinya menopause dini. Mengapa demikian? Karena jika ovarium diangkat, maka menopause akan terjadi dengan lebih cepat. Dan wanita tersebut yang melakukan pembedahan histerektomi akan mulai merasakan tanda dan gejala dari menopause di beberapa hari setelah melakukan histerektomi.

Penyebab lainnya adalah disebabkan karena salah seorang anggota kelauarga Anda pernah ada yang mengalami menopause dini juga. Hal ini bisa menentukan usia menopause seseorang juga. Namun,penyebab karena keturunan jarang terjadi pada mereka yang mengalami menopause dini. Hal ini terbukti berdasarkan suatu penelitian yang menunjukkan bahwa hanya 1  dari 20 wanita yang mengalamii menopause dini yang benar-benar mempunyai riwayat seperti yang dijelaskan tadi.

Posted in Menopause Dini | Tagged , , , , , | Leave a comment

Menopause Dini & Gejala

Kegagalan ovarium prematur adalah menopause yang terjadi sebelum usia 40 tahun. Penyebabnya tidak diketahui namun mungkin berkaitan dengan penyakit autoimun atau faktor keturunan. Selain itu, menopause dini dapat terjadi karena obat-obatan atau operasi. Operasi pengangkatan indung telur(oophorectomy) akan mengakibatkan menopause dini.

Apabila dilakukan operasi pengangkatan rahim (histerektomi) tanpa pengangkatan indung telur maka gejala menopause dini tidak akan terjadi karena indung telur masih mampu menghasilkan hormon. Selain itu, terapi radiasi maupun kemoterapi dapat menyebabkan menopause bila diberikan pada wanita yang masih berovulasi (mengeluarkan sel telur).

Wanita yang mengalami menopause dini memiliki gejala yang sama dengan menopause pada umumnya seperti hot flashes (perasaan hangat di seluruh tubuh yang terutama terasa pada dada dan kepala), gangguan emosi, kekeringan pada vagina, dan menurunnya keinginan berhubungan seksual. Wanita yang mengalami menopause dini memiliki kejadian keropos tulang lebih besar dari mereka yang mengalami menopause lebih lama. Kejadian ini meningkatkan angka kejadian osteoporosis dan patah tulang.

Posted in Menopause Dini | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyebab Menopause Dini

Istilah menopause merupakan berhentinya haid yang permanen selama paling sedikit setahun, yang merupakan akhir dari masa reproduksi wanita. Sebenarnya menopause merupakan hal yang normal terjadi pada wanita, pada usia 54-58 tahun. Namun wanita umur 30-40 tahun pun bisa mengalami menopause yang disebut dengan istilah menopause dini.

Menopause normal, menstruasi berhenti secara fisiologis ovarium tidak lagi memberikan respons terhadap sinyal hormon di dalam tubuh (54-58 tahun)
Menopause dini berhentinya menstruasi pada umur 30-40 tahun. Menopause dini datang pada saat wanita berada di usia reproduksi. Dapat terjadi pada wanita yang memiliki riwayat keluarga menopause dini, mengalami operasi pengangkatan ovarium , menjalani terapi kanker seperti radiasi atau kemoterapi yang merusak ovarium, atau karena status gizi dan penyakit tertentu.

Wanita yang akan mengalami menopause akan merasa beberapa gangguan pada masa peralihan (primenopause). Menopause merupakan peristiwa alami dalam siklus kehidupan wanita menghadapi tahap tersebut, tetapi ada juga yang justru menunggu-nunggu akan datanganya menopause. Rasa takut timbul karena anggapan yang salah kaprah bahwa menopause merupakan tanda berakhirnya rasa tertarik aktivitas seksual seseorang, hal ini akan berdampak secara psikologis, intinya mereka merasa sudah tidak muda lagi.

Sedangkan bagi mereka yang dengan suka cita menghadapi masa tersebut menganggap menopause adalah suatu fase hidup yang perlu disikapi secara positif. Mereka merasa sudah bterbebas dari kesempatan melahirkan dan rasa sakit pra menstruasi.

Posted in Menopause Dini | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Menopause Dini

Wanita yang mengalami menopause tidak hanya terjadi pada usia 45 tahn keatas. Namun menopause juga dapat terjadi pada usia muda atau yang disebut dengan menopause dini. Mereka yang mengalami menopause dini umumnya dimulai usia 30 tahunan yang disebabkan oleh penuruna fungsi organ tubuh lebih cepat dari yang seharusnya.

Wanita yang berusia 30 tahun atau lebih dan sudah mengalami menopause tentunya menjadi suatu masalah yang cukup serius. Usia 30 tahunan, masih dapat dikatakan memiliki tingkat reproduktivitas yang masih aktif dan memiliki kemampuan seksual yang masih terbilang baik.

Namun, wanita yang terlanjur mengalami menopause tak perlu khawatir, hal ini masih bisa diatasi dengan melakukan terapi hormon estrogen. Diharapkan dengan terapi ini mampu mengembalikan hormon estrogen yang telah berkurang dan keluhan seperti kulit keriput, payudara kendur, dan libido seks menurun, dapat diatasi.

Dengan terapi hormon estrogen ini, wanita yang telah menopause dini tetap bisa menikmati kehidupan layaknya usia muda. Keadaan ini akan menyenangkan suami juga. Sebab bila wanita masih bisa tampil cantik, tentu suami juga akan merasa senang. Hubungannya dengan seks, wanita masih bisa bergairah dan bersemangat melayani suami. Terapi ini bisa mulai dipilih saat haidnya mulai tidak teratur. Terapi ini juga tidak menyebabkan kanker payudara, hanya saja pemberiannya harus dibarengi dengan pemberian hormon progesteron. Dan sebaiknya dalam menggunakan terapi ini lebih dahulu konsultasi dengan dokter anda.

Selain itu ada cara lainnya dalam mencegah menopause dini dengan cara alami, diantaranya adalah :

1. Hindari makanan yang serba instan

Makanan serba instan, seperti makanan siap saji yang tentunya tidak mengandung nilai gizi yang seimbang. Makanan siap saji umumnya mengandung kolesterol tinggi dalam makanan dan menurunkan kebugaran.

2. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung fitoestrogen

Makanan yang mengandung fitoestrogen umumnya mudah ditemukan pada jenis buah-buahan seperti pepaya, bengkoang, teh hijau, kacang kedelai. Selain itu juga mudah di dapat dari gandum, wijen, biji bunga matahari dan kacnag tunggak.

3. Terapkan pola hidup sehat

Menerapkan dan membiasakan hidup sehat dengan tidak merokok, tidak minum-minuman beralkohol, bersoda dan cukup istirahat.

4. Olahraga teratur

Selain membuat tubuh segar, olahraga teratur juga melancaarkan peredaran darah, menguatkan tulang dan membantu produksi hormon. Pilihlah olahraga sesuai kemampuan, seperti senam, joging atau lari pagi.

5. Perbanyak konsumsi buah dan sayur

Perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang mengandung cukup banyak fiber atau serat untuk menjaga kesehatan dan sebagai antioksidan alami dalam mencegah penuaan dini atau menpause.

Posted in Menopause Dini | Tagged , , , , , | Leave a comment

Ciri Ciri Menopause Dini

Menopause merupakan peristiwa yang sangat alamiah dan normal terjadi apa seorang wanita, tetapi banyak menimbulkan keluhan dan gangguan yang dirasakan. Namun, hal ini biasanya hanya ditanggapi sebagai proses “menua” atau justru disangka sebagai gejala dari penyakit lain, sehingga pengobatan yang diberikan tidaklah sesuai.

Secara garis besar, tanda dan gejala menopause dapat dibedakan menjadi dua, yaitu secara fisiologis dan secara psikologis

1. Secara Fisiologis

Gejala secara fisiologis akan dapat diamati berdasarkan perubahan-perubahan yang terjadi pdaa organ reproduksi, anggota tubuh lainnya, susunana ekstragenital dan adanya gejala klinis.

a. Perubahan pada organ repoduksi

Gejala dan tanda menopause dapat diamati berdasarkan perubahan organ-organ reproduksi sebaga berikut :

- Uterus/rahim

Uterus mengecil, selain disebabkan oleh menciutnya selaput lendir rahim (atrofi endometrium) juga disebabkan oleh hilangnya cairan dan perubahan bentuk jaringan ikat antarsel. Serabut otot rahim (miometrium) menebal, pembuluh darah miometrium menebal dan menonjol.

2. Tuba falopii/saluran telur

Lipatan-lipatan tuba menjadi lebih pendek, menipis, dan mengerut, endosalping menipis, mendatar, serta rambut getar dalam tuba (silia) menghilang.

3. Ovarium

Perubahan dalam sistem perdaran darah indung telur sebagai akibat proses penuaan yang selektif dan terjadinya kekakuan dini pada sistem pembuluh darah indung telur diperkirakan sebagai penyebab utama gangguan peredaran darah ovarium. Dalam fase pramenopause siklus haid menjadi anovulasi (tidak mengeluarkan sel telur), folikel primer tidak dapat matang secara baik, dan di samping itu, kadar hormon gonadotropin juga meninggi.

 

Posted in Menopause Dini | Tagged , , , | Leave a comment